Kesalahan Orang Tua Saat Mengajarkan Bahasa Inggris di Rumah

July 14, 2026. 07:55 WIB

Banyak orang tua ingin membantu anak belajar Bahasa Inggris sejak dini. Ini adalah langkah yang sangat baik karena dukungan dari rumah dapat mempercepat perkembangan kemampuan bahasa anak.

Namun, tanpa disadari, ada beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan orang tua saat mendampingi anak belajar Bahasa Inggris. Kesalahan-kesalahan ini biasanya dilakukan dengan niat baik, tetapi justru dapat membuat anak kehilangan minat, kurang percaya diri, atau merasa belajar Bahasa Inggris adalah sesuatu yang sulit.

Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.

1. Terlalu Fokus pada Grammar Sejak Awal

Banyak orang tua ingin anak langsung memahami aturan grammar yang rumit.

Padahal, anak-anak belajar bahasa secara berbeda dengan orang dewasa.

Sebelum memahami grammar, anak biasanya perlu:

Memaksa anak menghafal banyak aturan grammar terlalu cepat dapat membuat mereka merasa bosan dan tertekan.

2. Mengoreksi Setiap Kesalahan yang Dibuat Anak

Ketika anak mencoba berbicara Bahasa Inggris, sebagian orang tua langsung memperbaiki setiap kesalahan yang muncul.

Misalnya:

Anak:

"She go to school."

Orang tua:

"Salah. Harusnya she goes."

Meskipun koreksi penting, terlalu sering mengoreksi dapat membuat anak takut berbicara.

Lebih baik fokus pada keberanian anak untuk mencoba terlebih dahulu, lalu berikan koreksi secara lembut setelahnya.

3. Membandingkan Anak dengan Anak Lain

Kalimat seperti:

dapat menurunkan rasa percaya diri anak.

Setiap anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda.

Yang terpenting adalah perkembangan mereka dibandingkan dengan diri mereka sendiri, bukan dibandingkan dengan orang lain.

4. Terlalu Menuntut Hasil Cepat

Bahasa adalah keterampilan yang membutuhkan waktu.

Beberapa orang tua berharap anak langsung bisa speaking setelah beberapa minggu belajar.

Padahal perkembangan bahasa biasanya terjadi secara bertahap:

Proses ini membutuhkan kesabaran dan konsistensi.

5. Membuat Belajar Terasa Seperti Hukuman

Kadang-kadang anak dipaksa belajar ketika sedang lelah atau tidak siap.

Akibatnya, mereka mulai mengaitkan Bahasa Inggris dengan pengalaman yang tidak menyenangkan.

Belajar Bahasa Inggris sebaiknya menjadi aktivitas yang positif melalui:

6. Terlalu Banyak Menghafal

Menghafal kosakata memang penting.

Namun, menghafal daftar kata tanpa konteks sering kali membuat anak cepat lupa.

Contoh:

❌ Menghafal 20 nama hewan sekaligus.

✅ Menggunakan nama hewan tersebut dalam cerita, permainan, atau percakapan.

Anak biasanya belajar lebih baik ketika mereka memahami makna dan penggunaan kata tersebut.

7. Kurang Memberikan Kesempatan Berbicara

Banyak anak hanya diminta:

Tetapi jarang diajak berbicara.

Padahal speaking adalah keterampilan yang harus dilatih secara langsung.

Sesekali cobalah bertanya:

Percakapan sederhana dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri anak.

8. Menganggap Kesalahan Sebagai Kegagalan

Kesalahan adalah bagian alami dari proses belajar.

Anak yang berani mencoba dan melakukan kesalahan biasanya berkembang lebih cepat dibandingkan anak yang takut berbicara karena takut salah.

Bantu anak memahami bahwa:

"Tidak apa-apa jika masih salah. Yang penting terus mencoba."

Pola pikir ini sangat penting untuk perkembangan kemampuan Bahasa Inggris mereka.

9. Tidak Konsisten

Belajar satu jam hari ini lalu berhenti selama dua minggu biasanya kurang efektif.

Anak lebih membutuhkan:

Bahkan 10–15 menit setiap hari sering kali lebih efektif daripada belajar berjam-jam hanya sesekali.

10. Melupakan Tujuan Utama

Tujuan belajar Bahasa Inggris bukan hanya mendapatkan nilai yang baik.

Yang lebih penting adalah membantu anak:

Ketika fokus hanya pada nilai atau hasil ujian, proses belajar bisa menjadi kurang menyenangkan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua?

Beberapa hal sederhana yang dapat membantu:

✅ Berikan pujian atas usaha anak.

✅ Jadikan belajar sebagai aktivitas yang menyenangkan.

✅ Gunakan Bahasa Inggris sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

✅ Berikan kesempatan anak untuk berbicara.

✅ Bersabar terhadap proses belajar mereka.

✅ Fokus pada kemajuan kecil yang terjadi setiap minggu.

Kesimpulan

Peran orang tua sangat penting dalam perjalanan belajar Bahasa Inggris anak. Dukungan yang positif dapat membantu anak menjadi lebih percaya diri, berani mencoba, dan menikmati proses belajar.

Daripada mengejar hasil yang instan, fokuslah pada membangun kebiasaan belajar yang menyenangkan dan konsisten. Dengan lingkungan yang mendukung, kemampuan Bahasa Inggris anak akan berkembang secara alami dari waktu ke waktu.


Dampingi Perkembangan Anak Bersama LQ Academy

Di LQ Academy, kami percaya bahwa belajar Bahasa Inggris harus menjadi pengalaman yang menyenangkan dan membangun rasa percaya diri.

✨ Kelas Privat dan Semi Privat
✨ Tutor Ramah dan Berpengalaman
✨ Fokus pada Speaking, Vocabulary, dan Communication Skills
✨ Pembelajaran Interaktif dan Menyenangkan
✨ Jadwal Fleksibel

Kami membantu anak berkembang dengan cara yang sesuai usia mereka sehingga proses belajar terasa lebih nyaman, efektif, dan menyenangkan.

Karena anak belajar paling baik ketika mereka merasa didukung, bukan ditekan. 🌟