7 Tanda Anak Kesulitan Belajar Bahasa Inggris di Sekolah
June 10, 2026. 15:32 WIB
Bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran yang semakin penting di era global saat ini. Namun, tidak semua anak dapat mengikuti pelajaran dengan mudah. Sebagian anak mungkin mengalami kesulitan, tetapi tidak selalu mampu mengungkapkannya kepada orang tua atau guru.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda awal agar anak dapat memperoleh bantuan yang tepat sebelum kesulitan tersebut semakin memengaruhi kepercayaan diri dan prestasi belajarnya.
Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diperhatikan.
1. Nilai Bahasa Inggris Terus Menurun
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah penurunan nilai secara konsisten.
Sesekali mendapatkan nilai kurang memuaskan merupakan hal yang wajar. Namun, jika nilai Bahasa Inggris terus menurun meskipun anak sudah berusaha belajar, bisa jadi ada materi dasar yang belum benar-benar dipahami.
Kesulitan yang dibiarkan terlalu lama sering kali membuat anak semakin tertinggal dari teman-temannya.
2. Sulit Mengingat Kosakata Baru
Kosakata merupakan fondasi utama dalam belajar Bahasa Inggris.
Anak yang mengalami kesulitan biasanya:
Cepat lupa kosakata yang baru dipelajari.
Kesulitan memahami arti kata dalam konteks sederhana.
Sering bingung saat menemukan kata yang sebenarnya pernah dipelajari sebelumnya.
Akibatnya, kemampuan membaca, menulis, dan berbicara juga ikut terhambat.
3. Tidak Percaya Diri Saat Diminta Berbicara
Banyak anak memahami materi secara pasif tetapi merasa takut ketika harus menggunakannya.
Tanda-tandanya antara lain:
Enggan menjawab pertanyaan dalam Bahasa Inggris.
Berbicara sangat pelan.
Takut melakukan kesalahan.
Menghindari aktivitas speaking di kelas.
Kurangnya kepercayaan diri sering kali menjadi hambatan yang lebih besar daripada kemampuan bahasa itu sendiri.
4. Kesulitan Memahami Instruksi Sederhana
Jika anak sering kebingungan ketika guru memberikan instruksi sederhana dalam Bahasa Inggris, ini bisa menjadi tanda bahwa kemampuan listening dan vocabulary mereka masih perlu ditingkatkan.
Contohnya:
Tidak memahami perintah sederhana.
Sering menunggu teman terlebih dahulu sebelum mengerjakan tugas.
Harus meminta penjelasan berulang kali.
Semakin banyak kosakata yang dipahami, semakin mudah anak mengikuti pelajaran.
5. Menganggap Bahasa Inggris sebagai Pelajaran yang Menakutkan
Setiap anak tentu memiliki mata pelajaran favorit dan yang kurang disukai.
Namun, jika anak menunjukkan reaksi seperti:
Mengeluh setiap kali ada pelajaran Bahasa Inggris.
Menolak mengerjakan tugas.
Mudah frustrasi ketika belajar.
Merasa tidak mampu memahami materi.
Maka kemungkinan mereka sedang mengalami kesulitan yang belum terselesaikan.
Ketika anak merasa tertinggal, motivasi belajar biasanya ikut menurun.
6. Membutuhkan Waktu Lebih Lama untuk Mengerjakan Tugas
Anak yang memahami materi dengan baik umumnya dapat menyelesaikan tugas sesuai waktu yang diberikan.
Sebaliknya, anak yang mengalami kesulitan mungkin:
Membaca soal berulang kali.
Sering berhenti karena bingung.
Membutuhkan bantuan hampir pada setiap pertanyaan.
Menghabiskan waktu jauh lebih lama dibanding biasanya.
Hal ini menunjukkan bahwa mereka memerlukan penguatan pada konsep-konsep dasar.
7. Tidak Mau Bertanya Ketika Tidak Mengerti
Banyak orang tua mengira anak yang diam berarti memahami pelajaran.
Padahal, beberapa anak justru memilih diam karena takut dianggap tidak pintar atau malu melakukan kesalahan.
Mereka mungkin:
Mengangguk meskipun belum memahami materi.
Tidak pernah bertanya kepada guru.
Menyembunyikan kebingungan mereka.
Baru mengaku kesulitan menjelang ujian.
Karena itu, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak sangat penting.
Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua?
Jika Anda melihat beberapa tanda di atas, tidak perlu panik.
Langkah pertama adalah mencari tahu bagian mana yang paling sulit bagi anak, apakah kosakata, grammar, membaca, mendengarkan, atau berbicara.
Beberapa cara yang dapat membantu antara lain:
✅ Membiasakan anak mendengar Bahasa Inggris setiap hari.
✅ Mengajak anak belajar melalui permainan dan aktivitas yang menyenangkan.
✅ Memberikan dukungan tanpa terlalu fokus pada nilai.
✅ Membantu anak berlatih secara rutin dan bertahap.
✅ Mempertimbangkan pendampingan belajar yang lebih personal jika diperlukan.
Yang terpenting, hindari membandingkan kemampuan anak dengan teman-temannya. Setiap anak memiliki proses belajar yang berbeda.
Kesimpulan
Kesulitan belajar Bahasa Inggris sering kali muncul dalam bentuk yang tidak selalu terlihat dari nilai sekolah saja. Kurang percaya diri, sulit mengingat kosakata, atau menghindari pelajaran Bahasa Inggris juga bisa menjadi tanda bahwa anak membutuhkan dukungan tambahan.
Semakin cepat kesulitan tersebut dikenali, semakin mudah pula membantu anak membangun kembali rasa percaya diri dan menikmati proses belajar.
Dukung Perkembangan Bahasa Inggris Anak Bersama LQ Academy
Di LQ Academy, kami memahami bahwa setiap anak memiliki kebutuhan belajar yang berbeda.
✨ Kelas privat dan semi privat
✨ Tutor yang sabar dan berpengalaman
✨ Pembelajaran interaktif dan menyenangkan
✨ Fokus pada pemahaman dan kepercayaan diri siswa
✨ Jadwal fleksibel sesuai kebutuhan
Kami membantu siswa belajar Bahasa Inggris secara bertahap, nyaman, dan tanpa tekanan, sehingga mereka dapat berkembang sesuai potensi terbaiknya.
Karena setiap anak berhak merasa percaya diri saat belajar. 🌟