Apakah Belajar Bahasa Inggris Harus Setiap Hari?
August 8, 2026. 15:00 WIB
Banyak orang tua bertanya,
"Apakah anak harus belajar Bahasa Inggris setiap hari supaya cepat bisa?"
Pertanyaan ini sangat wajar, terutama bagi orang tua yang ingin anaknya berkembang tetapi juga tidak ingin mereka merasa terbebani.
Jawabannya adalah ya, tetapi tidak harus belajar dalam waktu yang lama.
Yang paling penting bukanlah berapa jam anak belajar, melainkan seberapa sering mereka berinteraksi dengan Bahasa Inggris.
Bahasa adalah keterampilan yang berkembang melalui kebiasaan. Semakin sering anak mendengar, melihat, dan menggunakan Bahasa Inggris, semakin cepat kemampuan mereka berkembang.
Mengapa Belajar Setiap Hari Lebih Efektif?
Belajar bahasa berbeda dengan belajar mata pelajaran yang cukup dipelajari menjelang ujian.
Bahasa digunakan untuk berkomunikasi, sehingga otak membutuhkan paparan secara terus-menerus.
Bayangkan seperti belajar bersepeda.
Jika hanya berlatih satu kali dalam seminggu, perkembangan akan lebih lambat dibandingkan berlatih sebentar tetapi hampir setiap hari.
Hal yang sama berlaku untuk Bahasa Inggris.
Tidak Harus Berjam-Jam
Banyak orang tua berpikir belajar setiap hari berarti harus menghabiskan waktu satu atau dua jam.
Padahal, anak tidak membutuhkan waktu selama itu.
Untuk anak usia SD, 10–20 menit setiap hari sudah cukup jika dilakukan secara konsisten.
Yang penting adalah kualitas aktivitasnya, bukan lamanya.
Aktivitas Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Belajar Bahasa Inggris tidak selalu berarti membuka buku pelajaran.
Anak bisa belajar melalui aktivitas sehari-hari, misalnya:
Mengucapkan Good morning saat bangun tidur.
Menyebut warna pakaian.
Menghitung benda dalam Bahasa Inggris.
Menyanyikan lagu berbahasa Inggris.
Membaca cerita pendek.
Bermain permainan edukatif.
Menonton video berbahasa Inggris selama beberapa menit.
Aktivitas sederhana seperti ini membantu anak terbiasa menggunakan Bahasa Inggris tanpa merasa sedang belajar.
Bagaimana Jika Anak Mengikuti Kursus?
Misalnya anak mengikuti kursus dua kali seminggu.
Apakah itu sudah cukup?
Kursus memberikan materi, latihan, dan bimbingan dari guru.
Namun, perkembangan anak akan jauh lebih baik jika mereka tetap berlatih di rumah.
Tidak perlu mengulang seluruh materi.
Cukup melakukan aktivitas singkat seperti:
Mengulang kosakata.
Membaca satu halaman cerita.
Berlatih speaking selama lima menit.
Mendengarkan lagu Bahasa Inggris.
Latihan kecil yang dilakukan secara rutin akan memperkuat apa yang dipelajari di kelas.
Apakah Anak Akan Bosan Jika Belajar Setiap Hari?
Belum tentu.
Anak biasanya bosan bukan karena terlalu sering belajar, tetapi karena cara belajarnya monoton.
Cobalah variasikan aktivitas setiap hari.
Contohnya:
Senin
Belajar kosakata baru.
Selasa
Menonton video edukasi.
Rabu
Bermain flashcard.
Kamis
Membaca cerita.
Jumat
Latihan speaking.
Sabtu
Bermain game Bahasa Inggris.
Minggu
Review sambil bermain.
Dengan variasi seperti ini, belajar tetap terasa menyenangkan.
Apa yang Terjadi Jika Belajar Hanya Seminggu Sekali?
Belajar seminggu sekali tentu masih memberikan manfaat.
Namun, jeda yang terlalu panjang membuat anak lebih mudah lupa.
Misalnya:
Hari Senin anak belajar sepuluh kosakata baru.
Jika selama enam hari berikutnya tidak pernah digunakan lagi, sebagian besar kosakata tersebut kemungkinan akan terlupakan.
Karena itulah konsistensi sangat penting dalam belajar bahasa.
Tanda Anak Mendapatkan Paparan yang Cukup
Jika anak mulai menunjukkan beberapa hal berikut, berarti mereka mendapatkan latihan yang baik:
✅ Lebih cepat mengingat kosakata.
✅ Berani menjawab pertanyaan sederhana.
✅ Mulai menggunakan Bahasa Inggris secara spontan.
✅ Lebih mudah memahami cerita atau lagu.
✅ Semakin percaya diri saat berbicara.
Kemajuan ini biasanya tidak terjadi dalam semalam, tetapi akan terlihat seiring waktu jika latihan dilakukan secara rutin.
Peran Orang Tua Sangat Penting
Orang tua tidak harus fasih berbahasa Inggris untuk membantu anak belajar setiap hari.
Hal-hal sederhana seperti mengatakan:
Good morning.
Thank you.
Good night.
Let's eat.
See you tomorrow.
sudah menjadi bentuk latihan yang sangat bermanfaat.
Anak akan melihat bahwa Bahasa Inggris bukan hanya pelajaran di sekolah, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari.
Jangan Memaksa Anak Belajar Terlalu Lama
Belajar terlalu lama justru bisa membuat anak kehilangan minat.
Lebih baik berhenti ketika anak masih menikmati aktivitas belajar daripada memaksakan mereka hingga merasa lelah.
Tujuan utama adalah membangun kebiasaan yang positif, bukan membuat anak merasa terbebani.
Kesimpulan
Belajar Bahasa Inggris setiap hari memang sangat dianjurkan, tetapi bukan berarti anak harus belajar selama berjam-jam. Paparan singkat yang dilakukan secara konsisten jauh lebih efektif dibandingkan belajar lama tetapi hanya sesekali.
Melalui aktivitas sederhana seperti membaca cerita, bermain, mendengarkan lagu, atau berbicara menggunakan kalimat pendek, anak dapat terus mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris mereka secara alami.
Ingatlah bahwa keberhasilan belajar bahasa tidak ditentukan oleh seberapa lama anak belajar dalam satu hari, tetapi oleh seberapa sering mereka menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Bangun Kebiasaan Belajar Bersama LQ Academy
Di LQ Academy, kami membantu anak membangun kebiasaan belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan dan konsisten.
✨ Kelas Privat dan Semi Privat
✨ Fokus pada Listening, Speaking, Reading, dan Writing
✨ Aktivitas Interaktif dan Menyenangkan
✨ Tutor Ramah dan Berpengalaman
✨ Materi Sesuai Usia dan Level Anak
Kami percaya bahwa kemajuan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.
Karena sedikit latihan yang dilakukan secara konsisten akan membawa anak semakin percaya diri menggunakan Bahasa Inggris di masa depan. 🌟