Cara Melatih Speaking Bahasa Inggris Anak Tanpa Membuatnya Malu
August 20, 2026. 16:30 WIB
Banyak orang tua ingin anaknya berani berbicara Bahasa Inggris. Namun, ketika diajak speaking, anak justru diam, menjawab dengan sangat singkat, atau mengatakan, "Aku nggak bisa."
Situasi seperti ini sebenarnya cukup umum.
Anak mungkin memiliki vocabulary yang cukup banyak dan memahami apa yang dikatakan guru, tetapi masih ragu untuk berbicara karena takut salah, takut ditertawakan, atau belum terbiasa menggunakan Bahasa Inggris secara aktif.
Karena itu, melatih speaking anak bukan hanya tentang mengajarkan lebih banyak kosakata atau grammar. Anak juga membutuhkan rasa aman dan kepercayaan diri untuk berani mencoba.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah.
1. Jangan Langsung Menuntut Anak Berbicara Panjang
Jika anak masih pemula, jangan langsung meminta mereka bercerita selama beberapa menit.
Mulailah dari jawaban sederhana.
Misalnya:
Orang tua:
"What's your favorite color?"
Anak:
"Blue."
Itu sudah merupakan awal yang baik.
Setelah anak semakin percaya diri, orang tua dapat mengembangkan jawabannya:
"My favorite color is blue."
Kemudian:
"My favorite color is blue because I like the sky."
Naikkan tantangan secara bertahap.
2. Jangan Mempermalukan Kesalahan Anak
Kesalahan adalah bagian alami dari belajar bahasa.
Jika anak mengatakan:
"I goed to school."
Hindari respons seperti:
"Salah! Bukan begitu."
Sebagai gantinya, berikan contoh yang benar secara alami:
"Oh, you went to school?"
Dengan cara ini, anak tetap mendapatkan koreksi tanpa merasa malu.
3. Berikan Waktu untuk Berpikir
Anak membutuhkan waktu untuk menyusun jawaban dalam Bahasa Inggris.
Jangan terlalu cepat memberikan jawaban ketika mereka diam.
Berikan beberapa detik untuk berpikir.
Jika masih kesulitan, berikan bantuan berupa pilihan.
Misalnya:
"Do you like cats or dogs?"
Pertanyaan seperti ini lebih mudah dijawab daripada pertanyaan yang terlalu terbuka.
4. Gunakan Topik yang Anak Sukai
Speaking akan terasa lebih mudah ketika anak membicarakan sesuatu yang mereka kenal dan sukai.
Jika anak suka:
🐱 Hewan → talk about animals.
⚽ Olahraga → talk about sports.
🎨 Menggambar → talk about colors and pictures.
🍕 Makanan → talk about favorite foods.
🚗 Kendaraan → talk about cars and transportation.
Misalnya:
"What is your favorite animal?"
Anak akan lebih mudah berbicara karena topiknya sudah familiar.
5. Gunakan Permainan
Permainan dapat membuat anak lupa bahwa mereka sedang berlatih speaking.
Coba beberapa permainan berikut:
🎭 Role Play
Berpura-pura menjadi pembeli dan penjual.
"Can I have an apple, please?"
"Here you are."
🎲 Question Dice
Setiap angka memiliki pertanyaan berbeda.
🕵️ Guessing Game
Anak memberikan petunjuk dan orang tua menebak.
"It's big. It has four legs."
"Is it an elephant?"
Permainan seperti ini memberikan kesempatan berbicara tanpa suasana seperti ujian.
6. Gunakan Pertanyaan yang Sederhana
Tidak semua pertanyaan harus menggunakan grammar yang rumit.
Mulai dengan:
What's your name?
How old are you?
What do you like?
What color is it?
Where is your bag?
What are you doing?
Setelah anak terbiasa, tingkatkan kompleksitas pertanyaan secara perlahan.
7. Jadikan Speaking Bagian dari Rutinitas
Speaking tidak harus selalu dilakukan dalam sesi belajar formal.
Gunakan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.
Saat makan:
"What do you want?"
Saat bermain:
"What are you doing?"
Saat bersiap tidur:
"Are you sleepy?"
Dengan cara ini, anak mendapatkan kesempatan menggunakan Bahasa Inggris secara alami.
8. Puji Keberaniannya, Bukan Hanya Grammar-nya
Ketika anak mencoba berbicara, berikan apresiasi.
Misalnya:
"Good job!"
"Great! You tried!"
"I like your answer."
Pujian tidak berarti mengabaikan kesalahan. Artinya, orang tua menunjukkan bahwa usaha dan keberanian anak juga penting.
9. Jangan Membandingkan Anak dengan Temannya
Hindari kalimat seperti:
"Lihat temanmu, dia sudah lancar."
Perbandingan dapat membuat anak semakin tidak percaya diri.
Lebih baik perhatikan perkembangan mereka sendiri.
Jika sebelumnya anak hanya berani menjawab satu kata dan sekarang sudah bisa membuat dua atau tiga kalimat, itu adalah kemajuan.
10. Berikan Contoh Speaking di Rumah
Anak belajar dari apa yang mereka dengar.
Orang tua tidak perlu berbicara Bahasa Inggris dengan sempurna.
Gunakan kalimat sederhana yang dikuasai.
Misalnya:
"Let's have breakfast."
"Where is your book?"
"It's time to sleep."
Anak akan mendengar pola kalimat tersebut berulang kali dan perlahan mulai menggunakannya sendiri.
Bagaimana Jika Anak Sangat Pemalu?
Jangan langsung meminta mereka berbicara di depan banyak orang.
Mulailah dari lingkungan yang paling nyaman.
Tahap 1: berbicara dengan orang tua.
↓
Tahap 2: berbicara dengan guru.
↓
Tahap 3: berbicara dengan satu teman.
↓
Tahap 4: berbicara dalam kelompok kecil.
↓
Tahap 5: berbicara di depan kelas.
Dengan pendekatan bertahap, anak dapat membangun rasa percaya diri tanpa merasa dipaksa.
Speaking Tidak Harus Sempurna
Salah satu hal yang perlu dipahami orang tua adalah bahwa lancar berbicara tidak berarti harus selalu benar.
Anak mungkin masih membuat kesalahan grammar atau pronunciation.
Itu merupakan bagian dari proses.
Pada tahap awal, fokuslah agar anak:
berani mencoba → terbiasa berbicara → semakin percaya diri → kemudian memperbaiki akurasi.
Seiring latihan dan bimbingan yang tepat, kemampuan mereka akan berkembang.
Berapa Lama Sebaiknya Berlatih Speaking?
Tidak perlu terlalu lama.
Untuk anak, 5–15 menit latihan speaking yang konsisten dapat menjadi awal yang baik.
Yang penting bukan durasinya, tetapi seberapa sering anak mendapatkan kesempatan untuk berbicara.
Lebih baik berbicara sebentar tetapi rutin daripada melakukan latihan panjang yang membuat anak merasa tertekan.
Tanda Anak Mulai Lebih Percaya Diri
Orang tua dapat memperhatikan beberapa perubahan kecil:
✅ Anak mulai menjawab tanpa terlalu lama berpikir.
✅ Mulai menggunakan vocabulary tanpa diminta.
✅ Berani bertanya dalam Bahasa Inggris.
✅ Tidak langsung takut ketika melakukan kesalahan.
✅ Mulai berbicara dengan kalimat yang lebih panjang.
Perkembangan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi merupakan bagian penting dari perjalanan belajar bahasa.
Kesimpulan
Melatih speaking Bahasa Inggris anak tidak harus dilakukan dengan tekanan atau latihan yang panjang.
Mulailah dari percakapan sederhana, gunakan topik yang mereka sukai, bermain bersama, berikan waktu untuk berpikir, dan yang paling penting jangan membuat anak takut melakukan kesalahan.
Anak yang merasa aman akan lebih berani mencoba.
Dan ketika mereka berani mencoba, mereka akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Tujuan awal speaking bukan membuat anak berbicara dengan sempurna, tetapi membuat mereka berani membuka suara. 🌱
🌟 Bangun Kepercayaan Diri Speaking Anak Bersama LQ Academy
Di LQ Academy, kami percaya bahwa kemampuan speaking berkembang ketika anak mendapatkan kesempatan untuk berbicara dalam lingkungan yang nyaman dan suportif.
✨ Kelas Privat & Semi Privat
✨ Fokus pada Speaking & Confidence
✨ Aktivitas Interaktif dan Komunikatif
✨ Materi Sesuai Usia dan Level
✨ Tutor Ramah dan Berpengalaman
Dari berani mencoba, menjadi terbiasa berbicara, hingga semakin percaya diri menggunakan Bahasa Inggris. 🌟